Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Penghasilan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan penjelasan mengenai berita tentang calon presiden Prabowo Subianto yang berangkat ke luar negeri. Menurutnya, berita itu bohong.
Dahnil mengatakan bahwa sepanjang Jumat 17 Mei 2019, Prabowo berada di negara itu dan melakukan kegiatan seperti biasa. Dia juga mengkritik pemberitaan portal media online yang dia anggap kerap menyebarkan fitnah.
"Sore ini Pak Prabowo berdoa Jumat di Hambalang, dan sampai tadi malam dia aktif di Kertanegara 4," katanya kepada Tagar, Sabtu pagi, 18 Mei 2019.
"Foto-foto yang berserakan adalah foto dirinya yang sebenarnya di luar negeri, tetapi foto-foto lama, jadi itu adalah fitnah yang disebarkan oleh penyebar tipuan seperti ini," tegasnya.
Meski kesal dengan berita itu, Dahnil mengklaim bahwa partainya tidak akan mengirim surat panggilan atau tuntutan terhadap media, karena itu dianggap tidak berguna.
Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah juga mengemukakan masalah ketidakpercayaannya dalam proses tindakan hukum di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, yang dianggapnya selektif.
"Apakah ada gunanya (pelaporan)? Situs ini sudah berulang kali dilaporkan. Fadli Zon pernah melaporkan, Pemuda Muhammadiyah pernah melaporkan dan banyak pihak mengeluh, itu tidak diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, apalagi mengambil tindakan hukum. Anzar.
"Ketidakadilan di negara ini ditampilkan telanjang. Tanpa alat kelamin, tanpa rasa malu," katanya.
Sebelumnya, sejumlah media online melaporkan tentang berita kepergian Prabowo ke luar negeri. Beberapa foto kehadiran calon nomor 02 di bandara di luar Indonesia juga beredar di media sosial.
Dalam foto tersebut, mantan Kopassus Danjen terlihat rapi dalam setelan lengkap dan mengenakan topi tengkorak dan kacamata hitam. Beberapa lelaki berbadan tegap juga tampak menemani Prabowo dan rombongannya.
